RSS

Easter Countdown


More countdown widgets at Widgia.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 2, 2012 in Uncategorized

 

28 Alat Musik Tradisional Indonesia

28 Alat Musik Tradisional Indonesia,

Kenali dan Patenkan sebelum di’curi’ orang siapa yang pernah tahu berapa jumlah pasti alat musik tradisional Indonesia.  Sungguh sebuah kekayaan intelektual milik budaya Indonesia yang tak ternilai harganya.  Namun dilain pihak banyak pula yang tidak mengetahui bahkan sama sekali belum pernah mendengar alat musik tradisional tersebut dimainkan, ditengah derasnya industri musik modern alat musik tradisional ini semakin terpinggirkan. 

Angklung dari Jawa Barat  Baca juga : KlungBot, Robot Musik Buatan Anak SD dan SMP yang mahir main angklung.  Dan setelah sebelumya diklaim oleh Malaysia : Akhirnya Angklung Indonesia Di Akui Oleh UNESCO, Malaysia Tidak Bisa Lagi Mengklaimnya. Kulintang dari Sulawesi Utara, Rebana dari Jawa, dan Sasando dari NTT 

Alat musik tradisional yang merupakan alat musik khas Indonesia memiliki banyak ragam dari pelbagai daerah di Indonesia, namun banyak pula dari alat musik tradisional Indonesia ‘dicuri’ oleh negara lain  untuk kepentingan penambahan budaya dan seni musiknya sendiri dengan mematenkan hak cipta seni budaya dari Indonesia.  Dan lebih mengkhawatirkan lagi adalah ketika alat musik tradisional tersebut sudah mulai dilupakan, tiba-tiba kita tersentak kaget saat negara lain dengan leluasa meng-klaim bahwa alat musik tradisional tersebut adalah milik mereka.  Ingat peristiwa Angklung. Meskipun kemudian Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia Indonesia dari UNESCO pada November 2010. Namun masih banyak lagi alat musik tradisional kita yang terancam ‘dicuri’ seperti Bonang, Calempong, Gambang, Kenong, Saron, dll oleh negara lain, bahkan tanpa malu-malu sudah mereka daftarkan seperti yang ada pada sebuah website. Untuk lebih mengenal alat musik tradisional Indonesia, silahkan klik di e-BOOK ABCD Alat Musik Tradisional Indonesia.

https://dreamindonesia.wordpress.com/2009/09/13/28-alat-musik-tradisional-indonesia-kenali-dan-patenkan-sebelum-dicuri-orang/

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 15, 2012 in Uncategorized

 

Rumah Adat 33 Propinsi di Indonesia

Rumah Adat 33 Propinsi di Indonesia

Berikut ini Daftar Nama Rumah Adat 33 Propinsi di Indonesia.
1. Kebaya di Jakarta.
2. Kesepuhan di Jawa Barat.
3. Rumah Panggung di Banten.
4. Rumah Joglo di DI. Yogyakarta.
5. Joglo di Jawa Tengah.
6. Rumah Joglo di Jawa Timur.
7. Rumoh Aceh di Aceh.
8. Balai Batak Toba di Sumatera Utara.
9. Nuwo Sesat di Lampung.
10. Rumah Gadang di Sumatera Barat.
11. Rumah Limas di Sumatera Selatan.
12. Rumah Melayu di Riau.
13. Rumah Panggung di Jambi.
14. Bumbungan Lima di Bengkulu.
15. Rumah Belah Bubung di Kepulauan Riau.
16. Rumah Melayu Bubung Panjang di Bangka Belitung.
17. Rumah Banjar di Kalimantan Selatan.
18. Rumah Bentang di Kalimantan Tengah.
19. Rumah Lamin di Kalimantan Timur.
20. Rumah Betang di Kalimantan Barat.
21. Laikas dan Buton di Sulawesi Tenggara.
22. Rumah Bolang di Sulawesi Utara.
23. Rumah Soraja di Sulawesi Tengah.
24. Rumah Tongkonang di Sulawesi Selatan.
25. Rumah Mamuju di Sulawesi Barat.
26. Bandayo di Gorontalo.
27. Sao Ata Mosa Lakitna di Nusa Tenggara Timur.
28. Dalam Loka Samawa d’ Nusa Tenggara Barat.
29. Baileo di Maluku.
30. Kariwari Honai di Papua.
31. Gapura Candi Bentar di Bali.
32. Hibuo Lamo di Maluku Utara.
33. Rumah Adat Honai di Irian Jaya.

http://minuruliman.wordpress.com/2009/12/01/rumah-adat-33-propinsi-di-indonesia/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 15, 2012 in Uncategorized

 

Daftar Lagu-lagu Daerah di Indonesia

  • Ambon Manise (Maluku)
  • Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan)
  • Anak Kambing Saya (Nusa Tenggara Timur)
  • Angin Mamiri (Sulawesi Selatan)
  • Anju Ahu (Sumatera Utara)
  • Apuse (Papua)
  • Ayam Den Lapeh (Sumatera Barat)
  • Ayo Mama (Maluku)
  • Bapak Pucung (Jawa Tengah)
  • Barek Solok (Sumatera Barat)
  • Batanghari (Jambi)
  • Batti’batti (Sulawesi Selatan)
  • Bolelebo (Nusa Tenggara Timur)
  • Bubuy Bulan (Jawa Barat)
  • Buka Pintu (Maluku)
  • Bungong Jeumpa (Aceh)
  • Burung Kakatua (Maluku)
  • Burung Tantina (Maluku)
  • Butet (Sumatera Utara)
  • Cikala Le Pongpong (Sumatera Utara)
  • Cik-Cik Periuk (Kalimantan Barat)
  • Cing Cangkeling (Jawa Barat)
  • Cuk Mak Ilang (Sumatera Selatan)
  • Dago Inang Sarge (Sumatera Utara)
  • Dayung Palinggam (Sumatera Barat)
  • Dayung Sampan (Banten)
  • Dek Sangke (Sumatera Selatan)
  • Desaku (Nusa Tenggara Timur)
  • Dewa Ayu (Bali)
  • Es Lilin (Jawa Barat)
  • Esa Mokan (Sulawesi Utara)
  • Gai Bintang (Jawa Timur)
  • Gambang Suling (Jawa Tengah)
  • Ganrang Pakarena (Sulawesi Selatan)
  • Gek Kepriye (Jawa Tengah)
  • Gundul Pacul (Jawa Tengah)
  • Gunung Salahatu (Maluku)
  • Helele U Ala De Teang (Nusa Tenggara Barat)
  • Huhatee (Maluku)
  • Ilir-Ilir (Jawa Tengah)
  • Indung-Indung (Kalimantan Timur)
  • Injit-Injit Semut (Jambi)
  • Jali-Jali (Jakarta)
  • Jamuran (Jawa Tengah)
  • Ka Parak Tingga (Sumatera Barat)
  • Kabile-Bile (Sumatera Selatan)
  • Kalayar (Kalimantan Tengah)
  • Kambanglah Bungo (Sumatera Barat)
  • Kampuang Nan Jauh Di Mato (Sumatera Barat)
  • Kembang Malathe (Jawa Timur)
  • Keraban Sape (Jawa Timur)
  • Keroncong Kemayoran (Jakarta)
  • Kicir-Kicir (Jakarta)
  • Kole-Kole (Maluku)
  • Kutang Barendo (Riau)
  • Lalan Belek (Bengkulu)
  • Lancang Kuning (Riau)
  • Lembah Alas (Aceh)
  • Lembe-lembe (Maluku)
  • Lenggang Kangkong (Riau)
  • Lerang Wutun (Nusa Tenggara Timur)
  • Lisoi (Sumatera Utara)
  • Ma Rencong (Sulawesi Selatan)
  • Macepet Cepetan (Bali)
  • Madekdek Magambiri (Sumatera Utara)
  • Mak Inang (Sumatera Barat)
  • Malam Baiko (Sumatera Barat)
  • Mande-Mande (Maluku)
  • Manuk Dadali (Jawa Barat)
  • Mariam Tomong (Sumatera Utara)
  • Mejangeran (Bali)
  • Meyong-Meyong (Bali)
  • Moree (Nusa Tenggara Barat)
  • Naik-Naik Ke Puncak Gunung (Maluku)
  • Nasonang Dohita Nadua (Sumatera Utara)
  • Nuusak Asik (Bali)
  • O Ina Ni Keke (Sulawesi Utara)
  • O Ulate (Maluku)
  • Ole Sioh (Maluku)
  • Orlen-Orlen (Nusa Tenggara Barat)
  • Pai Mura Rame (Nusa Tenggara Barat)
  • Pakarena (Sulawesi Selatan)
  • Paku Gelang (Sumatera Barat)
  • Panon Hideung (Jawa Barat)
  • Paris Barantai (Kalimantan Selatan)
  • Peia Tawa-Tawa (Sulawesi Tenggara)
  • Pileuleuyan (Jawa Barat)
  • Pinang Muda (Jambi)
  • Piso Surit (Sumatera Utara(Karo))
  • Pitik Tukung (Yogyakarta)
  • Potong Bebek Angsa (Nusa Tenggara Timur)
  • Rambadia (Sumatera Utara)
  • Rang Talu (Sumatera Barat)
  • Rasa Sayang-Sayange (Maluku)
  • Ratu Anom (Bali)
  • Ronggeng (Jakarta)
  • Sajojo (Papua)
  • Sapu Nyere Pegat Simpai (Jawa Barat)
  • Saputangan Bapuncu Ampat (Kalimantan Selatan)
  • Sarinande (Maluku)
  • Saule (Maluku)
  • Sayang Kene (Maluku)
  • Selendang Mayang (Jambi)
  • Sengko-Sengko (Sumatera Utara)
  • Si Patokaan (Sulawesi Utara)
  • Sinanggar Tulo (Sumatera Utara)
  • Sing Sing So (Sumatera Utara)
  • Sinom (Yogyakarta)
  • Sitara Tillo (Sulawesi Utara)
  • Soleram (Riau)
  • Sudah Berlayar (Maluku)
  • Sungai Suci (Bengkulu)
  • Surilang (Jakarta)
  • Suwe Ora Jamu (Yogyakarta)
  • Tahanusangkara (Sulawesi Utara)
  • Tan Mahurang (Sulawesi Utara)
  • Tana Wolio (Sulawesi Tenggara)
  • Tanase (Maluku)
  • Tanduk Majeng (Jawa Timur)
  • Tari Tanggai (Sumatera Selatan)
  • Te Kate Dipanah (Yogyakarta)
  • Tebe Onana (Nusa Tenggara Barat)
  • Timang-Timang Anakku Sayang (Jambi)
  • Tokecang (Jawa Barat)
  • Tondok Kadadingku (Sulawesi Tengah)
  • Tope Gugu (Sulawesi Tengah)
  • Tumpi Wayu (Kalimantan Tengah)
  • Tutu Koda (Nusa Tenggara Barat)
  • Umang-umang (Bengkulu))
  • Waktu Hujan Sore-Sore (Maluku)
  • Yamko Rambe Yamko (Papua)
  • Zapin Laksmana Raja di Laut (Riau)
  • Zapin Pantai Solop (Riau)

 

http://infonegara-indonesia.blogspot.com/2010/12/daftar-lagu-daerah-indonesia.html

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 15, 2012 in Uncategorized

 

Macam2 Tarian Daerah Indonesia

1. Tari-tarian Daerah Istimewa Aceh

Tari Seudati, berasal dari Arab dengan latar belakang agama Islam. Sebuah tarian dinamis penuh keseimbangan dengan suasana keagamaan. Tarian ini sangat disenangi dan terkenal di daerah Aceh.

Tari Saman Meuseukat, di lakukan dalam posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari dengan syair penuh ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam

2. Tari-tarian Daerah Bali

Tari legong, merupakan tarian yang berlatar belakang kisah cuinta Raja dari lasem. Diterikan secara dinamis dan memikat hati.

Tari Kecak, sebuah tari berdasarkan cerita dan Kitab Ramayana yang mengisahken tentang bala tentara monyet dari Hanuman dari Sugriwa

3. Tari-tarian Daerah Bengkulu

Tari Andun, dari Bengkulu Selatan ini merupakan sebuah tarian guna menyambut para tamu yang dihormati.

Tari Bidadari Teminang Anak, tarian ini dapat pula diartikan bidadari meminang anak. Tarian adat ini berasal dari Rejang Lebong.

4. Tari-tarian Daerah DKI Jakarta

Tart Topeng, merupakan sebuah tari tradisional Betawi dalam menyambut tamu agung.

Tari Yopong, adalah tari persembahan untuk menghormati tamu negara.

5. Tari-tarian Daerah Jambi

Tari Sekapur Sirih, merupakan tari persembahan. Tari adat jambi ini hanyak persamaannya dengan tari Melayu.

Tari Selampir Delapan, merupakan tari pergaulan muda-mudi dan sangat digemari di daerah Jambi.

6. Tari-tarian Daerah Jawa Barat

Tari Topeng Kuncaran, merupakan sebuah tarian yang mengisahkan dendam kesumat seorang raja karena cintanya ditolak.

Tari Merak, sebuah tari yang mengisahkan kehidupan burung merak yang serba indah dan memukau.

7. Tari-tarian Daerah Jawa Tengah

Tari Serimpi, sebuah tarian keraton pada masa silam dengan suasana lembut, agung dan menawan.

Tari Blambangan Cakil, mengisahkan perjuangan Srikandi melawan Buto Cakil (raksasa). Sebuah perlambang penumpasan angkara murka.

8. Tari-tarian Daerah JawaTimur

Tari Remong, sebuah tarian dari Surabaya yang melambangkan jiwa, kepahlawanan. Ditarikan pada waktu menyambut para tamu.

Reog Ponorogo, merupakan tari daerah Jawa Timur yang menunjukkan keperkasaan, kejantanan dan kegagahan.

9. Tari-tarian Daerah kalimantan Barat

Tarri Monong, merupakan tari penolak penyakit agar si penderita dapat sembuh kembali penari berlaku seperti dukun dengan jampi-jampi

Tari Zapin Tembung, Merupakan suatu tari pergaulan dalam masyarakat Kalimantan Barat

10. Tari-tarian Daerah Katimantan Selatan

Tari Baksa Kembang, merupakan tari selamat datang pada tamu agung dengan menyampaikan untaian bunga.

Tari Radab rahayu, di pertunjukan pada upacara tepung tawar, sebelum pengantin pria dan wanita di persandingkan.

11. Tari-tarian Daerah Kalimantan tengah

Tari Tambun dan bungai, Merupakan tari yang mengisahkan kepahlawanan Tambun dan Bungai Dalam mengusir musuh yang akan merampas panen rakyat.

Tari Balean Dadas, Merupakan tarian guna memohon kesembuhan bagi mereka yang sakit.

12. Tari-tarian : Daerah Kalimantan Timur

Tari Gong, di pertunjukan pada upacara penyambutan terhadap tatmu agung. Dapat pula di pertunjukan sewaktu lahir seorang bayi kepala suku.

Tari perang, Tari yang mempertunjukan dua orang pemuda dalam memperebutkan seorang gadis.

13. Tari-tarian Daerah Lampung.

Tari Jangget, adalah tarian untuk upacar-upacara peradatan. Tarian ini melambangkan keluhuran budi dan susila rakyat Lampung.

Tari Malinting, merupakan sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat Lampung. Menceritakan tentang kunjungan Sunan Gunung Jati ke Keraton Pulung.

14. Tari-tarian Daerah Maluku

Tari Lenso. merupakan tari pergaulan bagi segenap lapisan rakyat masyarakat Maluku.

Tari Cakalele, adalah tari Perang Yang melukiskan jiwa kepahlawanan yang gagah perkasa.

15. Tari-Tarian Daerah Maluku Utara

Tari Perang, Tarian rakyat untuk menyambut para pahlawan yang pualng dari medan juang.

Tari Nahar Ilaa, tarian pengikat persahabatan pada waktu “panas Pela” kesepakatan kampung untuk membangun.

16. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Barat

Tari Mpaa Lenggogo, sebuah tarian guna menyambut Maulid Nahi Muhammad SAW. Tarian ini juga scring dipertunjukkan pada upacara-upacara perkawinan atau upacara khitanan keluarga raja.

Tari Batunganga, sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat. Mengisahkan tentang kecintaan rakyat terhadap putri raja yang masuk ke dalam batu. Mereka memohon agar sang putri dapat keluar dari dalam batu itu.

17. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Timur

Tari Perang, tari yang menunjukkan sifat-sifat keperkasaan dan kepandaian mempermainkan senjata. Senjata yang dipakai berupa cambuk dan perisai.

Tari Gareng Lameng, dipertunjukkan pada upacara khitanan. Tari ini berupa ucapan selamat serta mohon berkat kepada Tuhan agar yang dikhitan sehat lahir batin dan sukses dalam hidupnya.

18. Tari-tarian Daerah Papua Barat danTengah

Tari Suanggi, tarian yang mengisahkan seorang suami ditinggal mati istrinya yang menjadi korban angi-angi (jejadian).

Tari Perang, tari yang melambangkan kepahlawana, dan kegagahan rakyat Papua.

29. Tari-tarian Daerah Papua Timur

Tari Selamat Datang, tari yang mempertunjukan kegembiraan hati penduduk dalam menyambut para tamu yang dihormati.

Tari Musyoh, merupakan tari sakral dalam upaya mengusir arwah or¬ang meninggal karena kecelakaan.

20. Tari-tarian Daerah Riau

Tari Tandak, merupakan tari pergaulan yang sangat di gemari di daerah Riau.

Tori Joged Lambak, adalah tari pergaulan muda-mudi, yang sangat populer dan disenangi

21 Tari-tarian Daerah Sulawesi Selatan

Kipas, tari yang mempertunjukkan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas samhil mengikuti alunan lagu.

Bosara, merupakan tarian untuk menyambut para tamu terhormat. Gerakan-gerakan badannya sangat luwes.

22. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tengah

Tari Lumense, tari dari Poso yang merupakan tarian selamat dating untuk menyambut tamu agung.

Tari Peule Cinde, termasuk pula tarian untuk menyambut tamu agung. Puncak acaranya adalah dengan menaburkan bunga bagi para tamu.

23. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tenggara

Tari Balumpa, merupakan tari selamat datang dalarn menyambut tamu agung. Tari rakyat ini berasal dari Buton.

Tari Dinggu, melambangkan sifat kegotong royongan dalam kerja bersama sewaktu menumbuk padi. Sentuhan alu pada lesung merupakan irama tersendiri yang menyentuh hati.

24. Tari-tarian Daerah Sulawesi Utara

Tari Maengket, merupakan tari pergaulan yang dilakukan secara berpasang-pasangan. Menggambarkan suasana kasih sayang dan cumbuan.

Tari Polopalo, adalah tari pergaulan bagi muda-mudi daerah Gorontalo.

25. Tari-tarian Daerah Sumatra Barat

Tari Piring : Sebuah tari tradisional yang melambangkan suasana kegotong royongan rakyat dalam menunaikan tugasnya. Siang hari mengerjakan sawah ladang dan malam harinya bersukaria bersama-sam.

Tari Payung : Ditarikan oleh sepasang muda-mudi dengan payung di tangan, sang pria melindungi kepala sang wanita, sebuah perlamban perlindungan lelaki terhadap wanita.

26. Tari-tarian Daerah Sumatra Selatan

Tari Tanggal, merupakan sebuah tarian dalam menyambut para tamu disertai upacara kebesaran adat.

Tari Putri Bekhusek, artinya sang putri yang sedang bermain. Tari ini sangat populer di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan melamhangka kemakmuran daerah Sumatra Selatan

27. Tari-tarian Daerah Sumatra Utara

Tari Serampang Dua Belas, Sebuah tari Melayu dengan irama joged diiringi musik dengan pukulan gendang ala Amerika Latin. Serampang dua belas merupakan tari pergaulan.

Tari Tor Tor, Sebuah tari dari daerah Batak dengan latar belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam suasana khusuk.

28. Tari-tarian Daerah Istimewa Yogyakarta

Tari Serimpi Sangu Pati, sebuah tarian keraton pada masalalu disertai suara gamelan dengan gerak tari yang lembut.

Tari Bedaya, merupakan tarian keraton yang di tarikan oleh 9 putri dengan irama yang lemah gemulai

http://de-kill.blogspot.com/2009/04/macam2-tarian-daerah-indonesia.html

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 15, 2012 in Uncategorized

 

Budaya Indonesia

Organisasi PBB untuk ususan pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya, UNESCO, telah mengakui 850 situs di dunia menjadi warisan budaya, termasuk diantaranya 11 situs yang ada di Indonesia.

Ke-850 situs yang diakui menjadi warisan budaya dunia itu terdiri dari 689 mengenai budaya dan 176 alam, kata Menteri Kebudayaan Dan Pariwisata Jero Wacik dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Dirjen Nilai Seni Budaya Dan Film, Ukus Kuswara, pada Kongres Sekretariatan Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) di Solo, Rabu.

Sebanyak 11 situs budaya Indonesia yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia, antara lain mengenai Batik, Wayang, Keris, Angklung, dan situs manusia purba Sangiran.

Mengenai batik, dalam menjaga dan mengembangkannya kedepan tidak ada masalah, karena sekarang tidak hanya kaum tua, generasi muda pun sudah memakai kain batik, sementara keris hanya digunakan sebatas sebagai pelengkap pakaian adat.

“Untuk mempertahankan keris sebagai warisan budaya dunia, memang tidak mudah dan ini menjadi tantangan tersendiri, maka lewat kongres ini harus bisa dijabarkan untuk keris agar tidak saja menjadi pelengkap pakaian adat. Tapi juga bisa sebagai benda seni dan bisa menjadi nilai tambah dan tidak hanya generasi tua, tetapi juga muda yang menyenangi,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahlinya Bidang Politik Maryanto mengatakan bahwa keris memang pada awalnya sebagai senjata untuk melindungi diri, tetapi sekarang sudah tidak terbatas pada fungsi tersebut saja.

Keris selain untuk senjata melindungi diri, dan simbol status sosial juga sebagai barang seni yang bernila tinggi dan juga sebagai barang sovenir yang bisa mendatangkan keuntungan bagi perajin keris.

“Jadi mengenai pelestarian keris itu apa bila dikelola dengan baik juga bisa mendatangkan kesejateraan bagi masyarakat,” katanya.

Kongres SNKI perta yang berlangsung dari 19-21 April 2011 di Solo, itu selain untuk memilih pengurus baru, juga menysun program kerjas.

Bersama kongres SNKI tersebut juga digelar pameran dan bursa keris dan juga diadakan demontrasi membuat keris oleh para empu-empu muda.

Ini adalah beberapa contoh budaya di INDONESIA :

Ini adalah perpaduan dari beberapa batik yang di kreasikan agar menarik bagi kaum muda,  maupun tua

Yang satu ini adalah proses pembuatan batik yang di buat secara langsung (batik tulis), batik tulis biasanya berharga lebih mahal bila di bandingkan dengan batik cap.

Angklung adalah alat musik yang berasal dari daerah Jawa Barat. Angklung memiliki bunyi atau nada yang berbeda, hal itu di sebabkan oleh besar atau kecilnya tabung anklung.

Wayang kulit merupakan seni tradisional dari Jawa. Cerita wayang yang populer di masyarakat masa kini merupakan adaptasi dari karya sastra India, yaitu Ramayana dan Mahabarata. Kedua induk cerita itu dalam pewayangan banyak mengalami pengubahan dan penambahan untuk menyesuaikannya dengan falsafah asli Indonesia.

http://oase.kompas.com/read/2011/04/21/19134493/11.Warisan.Budaya.Indonesia.Diakui.Dunia

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 5, 2012 in Uncategorized

 

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 5, 2012 in Uncategorized

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.